Dari Web ke Dunia Nyata: Integrasi Website dengan IoT di 2025

Dari Web ke Dunia Nyata: Integrasi Website dengan IoT di 2025 Oktober 2025 · Oleh NgobrolinWeb Hey, kita ketemu lagi! Setelah ngobrol soal AI di website, sekarang saatnya kita sambung ke topik yang lebih “fisik” IoT. Kalo kamu ikutin blog ini sejak lama, kita pernah bahas client-server, API, dan database. Sekarang mari kita sambungkan semua itu ke sensor, ESP32, Raspberry Pi, dan perangkat lain di dunia nyata. Daftar Isi Apa itu Integrasi Website & IoT? Contoh: Smart Home Dashboard Stack & Protokol Umum Gabungkan IoT + AI Praktik Aman & Tips 🔹 Apa itu Integrasi Website & IoT? IoT = perangkat nyata yang tersambung ke internet (sensor, kamera, actuator). Saat digabung dengan website, dashboard jadi pusat kontrol: monitoring real-time, remote control, dan historical analytics semua ada di browser. 🔹 Contoh Implementasi: Smart Home Dashboard Fitur yang umum: ...

Menerapkan gaya dan tata letak pada elemen HTML Menggunakan selektor, properti, dan nilai CSS


Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang dasar-dasar HTML, termasuk struktur dasar, penggunaan tag, atribut, serta pembuatan tautan, gambar, dan tabel di halaman web. Sekarang, kita akan melanjutkan perjalanan kita dengan mempelajari CSS (Cascading Style Sheets) untuk menciptakan tampilan yang menarik dan desain web yang menawan.


A. Memahami Konsep Dasar CSS

CSS adalah bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan dan gaya elemen-elemen HTML di halaman web. Dengan CSS, Anda dapat mengubah warna, ukuran teks, tata letak, dan banyak aspek visual lainnya. Untuk memahami CSS dengan baik, ada beberapa konsep dasar yang perlu dipahami.


  • Selektor: Selektor adalah cara untuk memilih elemen HTML yang akan diberi gaya. Misalnya, menggunakan selektor tag seperti p akan memilih semua elemen paragraf di halaman web. Ada juga selektor kelas (.) dan selektor ID (#) yang memungkinkan Anda memilih elemen berdasarkan kelas atau ID yang diberikan.


  • Properti: Properti digunakan untuk mengatur atribut-atribut gaya elemen yang dipilih. Misalnya, menggunakan properti color akan mengubah warna teks, properti font-size akan mengubah ukuran teks, dan properti background-color akan mengubah warna latar belakang elemen.


  • Nilai: Setiap properti memiliki nilai yang digunakan untuk mengatur atribut gaya dengan cara tertentu. Misalnya, nilai red pada properti color akan mengubah warna teks menjadi merah, nilai 20px pada properti font-size akan mengatur ukuran teks menjadi 20 piksel.


B. Menerapkan Gaya dan Tata Letak pada Elemen HTML

Setelah memahami konsep dasar CSS, Anda dapat mulai menerapkan gaya dan tata letak pada elemen HTML di halaman web. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:


  • Menyisipkan CSS: Anda dapat menyisipkan CSS ke dalam halaman HTML menggunakan tag <style>. CSS juga dapat disimpan dalam file terpisah dengan ekstensi .css dan dihubungkan ke halaman HTML menggunakan tag <link>. Ini memisahkan kode HTML dan CSS, membuatnya lebih terorganisir dan mudah dikelola.


  • Menggabungkan Selektor: Anda dapat menggabungkan selektor untuk mengaplikasikan gaya pada elemen dengan kriteria yang lebih spesifik. Misalnya, menggunakan selektor gabungan h1.title akan memilih elemen <h1> dengan kelas "title". Hal ini memungkinkan Anda untuk memberikan gaya yang berbeda pada elemen yang serupa namun memiliki karakteristik yang berbeda.


  • Box Model: Box model adalah konsep dasar dalam CSS yang mengatur tata letak elemen HTML. Setiap elemen HTML dikelilingi oleh kotak yang terdiri dari margin, border, padding, dan content. Dengan memahami konsep box model





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Web programming

Memulai Perjalanan Anda dalam Web Programming